Jaksa Agung : Kita Tidak Boleh Kalah Dengan Koruptor

RIAUWICARA.COM|JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan bahwa selama kepemimpinannya, selalu menitikberatkan pada penanganan perka...

RIAUWICARA.COM|JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan bahwa selama kepemimpinannya, selalu menitikberatkan pada penanganan perkara-perkara tindak pidana korupsi yang berkualitas, yakni mengakibatkan kerugian besar, berdampak negatif bagi masyarakat, dan pelakunya adalah orang-orang berpengaruh serta status ketokohan, sehingga menjadi tidak tersentuh dengan hukum.

Sepanjang kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin, beberapa perkara mega korupsi telah berhasil ditangani seperti Jiwasraya, ASABRI, PT Garuda Indonesia, impor tekstil, impor garam, impor besi, PT Duta Palma, minyak goreng, impor gula, hingga terbaru adalah PT Timah yang mengakibatkan kerugian hingga triliunan rupiah.

“Adapun status perkara-perkara tersebut diantaranya telah berkekuatan hukum tetap dan masih dalam proses penyidikan,” Kata Jaksa Agung dalam keterangan Persnya yang diterima Noa.co.id, Selasa, (9/4/2024).

Korupsi merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime), sehingga membutuhkan strategi dalam mengungkap kejahatannya dan menggunakan pasal untuk menjerat pelakunya. Atas dasar hal tersebut, Kejaksaan menjadi aparat penegak hukum yang selangkah lebih maju dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi, yakni dengan menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang sebagai tindak pidana kumulatif, penerapan unsur perekonomian negara dalam menghitung hukuman pelaku, serta menjerat korporasi menjadi pelaku tindak pidana sebagai upaya untuk mengakumulasikan pengembalian kerugian negara.

Hal itu semua diterapkan untuk kepentingan pemulihan keuangan negara, akibat perbuatan korupsi yang sangat serakah.

Sejak dikeluarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 25/PUU-XIV/2016, yang putusannya menghilangkan frase “dapat” pada Pasal 2 dan Pasal 3 dalam Undang- Undang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dan menjadikan kualifikasi delik korupsi dimaknai sebagai delik materiil, maka kerugian Negara harus benar terjadi atau nyata (actual loss).

Hal ini menjadi polemik di berbagai kalangan, namun Jaksa Agung menegaskan bahwa perhitungan kerugian Negara dengan perekonomian Negara adalah dua hal yang berbeda.

Dalam perkara korupsi yang dengan sifatnya extraordinary crime, menjadikan pelaku tidak saja berasal dari perorangan saja, tetapi juga melibatkan korporasi (badan hukum) dan konglomerasi (gabungan antara korporasi yang bekerja sama dengan pengambil kebijakan), sehingga dampaknya terjadi pembiaran dan berkelanjutan.

Dengan demikian, perhitungan kerugian dalam tindak pidana korupsi tidak bisa hanya dilihat dari pembukuan atau perhitungan secara akuntansi, tetapi harus mempertimbangkan segala aspek dampak yang diakibatkan oleh tindak pidana tersebut, antara lain memperhitungkan pengurangan dan penghilangan pendapatan Negara, penurunan nilai investasi, kerusakan infrastruktur, gangguan stabilitas ekonomi, dan lainnya. 

Di sisi lain, dalam korupsi di sektor sumber daya alam seperti batubara, nikel, emas, timah termasuk galian C, harus juga memperhitungkan kerugian perekonomian dalam perspektif kerusakan lingkungan, yaitu mengembalikan kepada kondisi awal. Selain itu, kerugian juga memperhitungkan manfaat yang hilang akibat lingkungan rusak sehingga membutuhkan waktu dan biaya mahal, termasuk kerugian ekologi karena telah mengakibatkan kematian bagi makhluk hidup akibat limbah beracun.

Selanjutnya, kerugian perekonomian juga mempertimbangkan aspek sosial dan budaya masyarakat setempat, yakni konflik sosial, ketidakstabilan sosial, termasuk menghilangkan pendapatan masyarakat seperti petani, nelayan, dan perkebunan. Hal itu semua tidak mudah untuk dikembalikan seperti sedia kala. Kerusakan ekologi, menurut para ahli, mengakibatkan penurunan kualitas alam dan lingkungan seperti polusi yang mengganggu kesehatan masyarakat, dimana membutuhkan waktu dan biaya mahal untuk merehabilitasinya.

Maka dari itu, dalam setiap kesempatan, Jaksa Agung menyampaikan bahwa korupsi tidak hanya dalam konteks pengadaan barang dan jasa atau suap menyuap, tetapi titik beratnya adalah kerugian Negara dan perekonomian Negara seperti proyek-proyek strategis nasional yang berdampak luas bagi kehidupan masyarakat. Dalam hal pencegahannya, maka perlu diberikan kebijakan pengamanan dan pendampingan dari aparat penegak hukum.

Oleh karenanya, dalam penegakan hukum khususnya perkara korupsi, tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara konvensional mengingat terjadinya perampasan ekonomi masyarakat, perampokan pendapatan Negara, hingga disejajarkan dengan kejahatan kemanusiaan yang sifatnya extraordinary.

Lebih lanjut, Jaksa Agung menekankan bahwa kejahatan korupsi melemahkan posisi tawar Negara dalam pergaulan internasional, sehingga mengakibatkan ketidakstabilan Negara secara masif. Sebab, sudah banyak Negara yang runtuh akibat terjadinya tindak pidana korupsi yang terjadi secara masif, sistematis dan terorganisir bahkan sudah lintas negara.

“Meski demikian, kita tidak boleh kalah dengan koruptor. Kita harus menjadikan pelaku tindak pidana korupsi sebagai musuh bersama (public enemy).” Tutup Jaksa Agung.(Noa/ms)


Editor : Miftahul Syamsir

COMMENTS

Nama

10,1,27 Triliun,1,6,1,6 T,1,Abdul Wahid,13,Aceh,1,advertorial,4,Agung Nugroho,10,Agusman,1,AKHIR TAHUN,2,AKSI DAMAI,1,Aktivis,2,Aktivis HAM,1,Alfamart,1,AMI,4,Andrew's Party Mart Pekanbaru,1,ANDRY SAPUTRA,1,Anggota DPR RI Komisi VII,4,Angkasa Food Court,1,Angkutan Sampah Ilegal,1,Anti Narkoba,1,Anti Rasuah,1,Anto Rahman,1,APBD Pekanbaru,1,Apdesi Riau,1,APPSI,1,Apreasiasi,1,Argentina,1,Aswin E Siregar,1,Badan Gizi Nasional,3,Bahlil Lahadalia,1,Bais TNI,1,Bali,3,BALIKPAPAN,1,Balung,1,Bandung,1,Bangka Belitung,1,BANGKINANG,3,Bangli,1,BANJIR LONGSOR SUMATERA,1,BANTEN,3,BANTUAN,1,BANTUAN BENCANA,1,BARESKRIM POLRI,1,BATAM,2,BBM Bersubsidi,1,BBM ilegal,2,Bea Cukai Pekanbaru,1,Bedah Rumah,1,Begal,1,Bencana,1,BENCANA SUMATERA,8,BENCANA SUMBAR,2,BENCANA SUMUT,1,BENGKALIS,16,Berkah Ramadhan,1,Bhabinkamtibmas,6,BINJAI,2,BLOKIR,1,BNN,1,BNNP RIAU,2,BOGOR,1,BOS DJARUM FOUNDATION,1,BPBD DAMKAR RIAU,1,BPKP,1,Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu S.Sos.,1,BRIMOB RUN 2025,1,Buka segel,1,BUKITTINGGI,1,BULLYING,1,Bupati,1,Bupati Anton,1,Bupati Eka Putra,1,Bupati Kuansing,1,Bupati Siak,1,buronan,1,CALL 110,1,Call Center,1,Call Center Polri 110,1,Calon Jemaah Haji,2,Cangkang Ilegal,1,Cooling System,1,Curanmor,1,Curat,1,Daging Hewan Kurban,1,Danrem 031/WiraBima,2,DEMO,1,Demokrat Pekanbaru,1,Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai,1,Desa Pulau Beralo,1,Desheriyanto,2,DEWAN ETIK AMI,1,Dewan Pers,1,Dinas Pertahanan Pekanbaru,1,Dinkes Kota Pekanbaru,1,Direktur PT SPR,1,DIREKTUR UTAMA PT. DJARUM FOUNDATION,1,Direskrimsus Polda Riau,1,Dirkrimsus Polda Riau,1,dirlantas Polda Riau,1,DISDIK KOTA PEKANBARU,3,Disdik Pekanbaru,3,Dispar,1,DLHK,1,DLHK Pekanbaru,1,DPD PPM RIAU,1,DPO,1,DPP AMI,6,DPP PPRI,1,DPR RI,4,DPR RI Komisi VII,4,DPR-RI,1,DPRD Kota Pekanbaru,3,DPRD Pekanbaru,4,DPRD Provinsi,1,DPRD Rohul,1,DUMAI,18,ekonomi,1,EKS DIRJEN PAJAK,1,Eks Kepala MBG,1,Eks Pj Gubernur Sulsel,1,emp,1,England,1,Ferdy Sambo,1,Ferry Yunanda,1,Fraksi Demokrat,1,gas Elpiji,1,GAYO LUES,2,Gaza,1,Gencatan Senjata,1,Generasi Muda,1,gizi Nasional,1,GRATIFIKASI,1,Green Policing,2,Groundbreaking 110 Jembatan Merah Putih Presisi Riau,1,GRUP 3 KOPASSUS,1,Gubernur Nonaktif Abdul Wahid,1,GUBERNUR RIAU,3,Gubernur Riau Nonaktif,6,Haji,1,Haji Alwi,1,Hari Bela Negara,1,Hari Bumi Sedunia,2,Hari Ibu,1,HARI JUANG TNI AD,1,Hari Pahlawan,1,Hari Pancasila,1,HARI POHON SEDUNIA,1,Hari Raya Idul Adha 1447 H,5,Harimau,1,Haris Kampay,1,HarKamTibMas,1,Hasil Korupsi,1,hati pahlawan,1,Hendry Munief,13,Hengkin Haryadi,1,hewan kurban,2,HKTI,1,Hukum,73,Hukuman Mati,1,HUT KE 54 KORPRI,1,HUT Ke-118,1,HUT Ke-242 Kota Pekanbaru,1,HUT Pekanbaru,1,HUT Pekanbaru Ke-242,3,HUT Satpam,1,I Dewa Gede Wirajana,1,I-phone,1,idul Adha,1,Idul Adha 1447 H,1,Ikatan Notaris Indonesia,1,IKJS Dumai,2,ikks,1,IKN,1,ilegal,1,ILEGAL LOGGING,3,IMIPAS,1,Indodax,1,Indomaret,1,INDONESIA,14,INDRAGIRI HULU,1,INGOT HUTASUHUT,1,INHIL,6,INHU,11,INSAN PERS,2,INTERNASIONAL,3,inti Sawit,1,Iptu Budi Santoso,2,IRPAN MAIDELIS,1,Israel,1,Jakarta,189,jakarta timur,1,JAKSA,2,JAKSA AGUNG,2,JAYAPURA,1,Jemaah Haji,1,Jemaah Haji 2026,1,KADIN RIAU,1,Kadishub Siak,1,KAJATI RIAU,4,Kakanwil Dirjenpas Riau,1,Kalimantan Timur,1,Kamaruddin Siregar,1,KAMPAR,100,KAMPAR KIRI,4,KAMPAR KIRI HULU,1,Kamtibmas,1,Kandis,1,KANWIL DITJENPAS RIAU,2,Kanwil Menkumham Riau,1,KAPOLDA,2,KAPOLDA RIAU,9,Kapolres,5,Kapolres Kampar,1,Kapolres Pelalawan,1,Kapolres Rohil,14,Kapolres Rokan Hilir,3,Kapolres Siak,1,Kapolri,3,Kapolsek,2,Kapolsek Kerumutan,1,Kapolsek Panipahan,2,Kapolsek Pujud,1,Karhutla,2,Karya jurnalistik,1,Kasat Reskrim Polres Siak,1,Kasatreskrim Polres Siak,1,kdrt,1,Kebakaran,1,KEBAKARAN PEKANBARU,1,Kejagung,9,Kejagung RI,2,Kejari,1,Kejari Inhu,2,KEJARI KUANSING,2,KEJARI ROHUL,1,Kejati,5,Kejati Riau,12,Kejurkot,1,Kemenkumham Riau,1,Kepala BGN,1,Kepulauan Meranti,10,Kesehatan,2,KETAHANAN PANGAN,3,Ketapang,2,Khitan,1,KHUP,1,KHUP Baru,1,Kisruh,1,KNES,1,KODAM XIX/TUANKU TAMBUSAI,7,Kodim 0301/Pekanbaru,19,KOMDIGI,1,Komisi VII DPR-RI,1,Konferensi Pers,2,Konsultasi Hukum,1,KOPERASI MERAH PUTIH,1,Korem 031/Wira Bima,3,Korem Wira Bima,1,Korupsi,11,KORUPSI KOUTA HAJI,1,KPK,17,kriminal,8,KRYD,1,KUANSING,15,Kue Talam Ketan Durian,1,KUHAP,1,KUHAP BARU,1,Kurir,1,LAKALANTAS,1,LAM Riau,1,LAMR Riau,1,LAN RI,1,LANGKAT,1,LANUD RSN,1,Lapas,2,Lapas Bangkinang,1,LAPAS PASIR PANGARAIAN,1,Lapas Pekanbaru,5,Leighton 1,1,LGBT,2,LIMBAH B3,2,Lingkungan,1,Lingkungan Hidup,1,LKPJ Tahun 2025,1,LONGSOR,1,LVRI,1,M.Han,1,M.Si.,1,MA,1,Mafia BBM Bersubsidi,1,Mafia Lahan,2,MAFIA MINYAK,3,Mafia Pangan,1,MAHKAMAH KONSTITUSI,2,Maizar,1,Makan Bergizi Nasional,1,Makasar,1,mambang mit,1,Manasik Haji,1,Mandau,1,Mardiansyah,1,MARKARIUS ANWAR,18,MASURI,1,May Day 2026,1,MAYJEN TNI AGUS HADI WALUYO,1,MBG,2,MEDAN,15,Media Abal-abal,1,MEDIA SOSIAL,1,Mekkah,1,Menhut,1,MENINGGAL DUNIA,1,Menkumham,3,Menteri ESDM,1,Menteri Pertanian,2,Mentri Keuangan,1,Miftahul Syamsir,1,MINAS,5,Minyakita,1,MPC PP Rohul,1,mpc Rohul,1,MPW Pemuda Pancasila,1,MTQ Ke - XXV Rohul,1,Mudik,2,Muhammad Haris Kampay,1,Musholla Nurul Jannah,1,Musrenbang,1,Mutasi,1,Mutasi Akhir Tahun,1,Nanik S. Deyang,1,Narkoba,4,NARKOTIKA,13,NASIONAL,132,NATATU,1,NFLF 2025,1,Nusa tenggara timur,1,Objektif,1,Olahraga,1,OTT,1,OTT KPK,2,PAD,1,PANDAM XIX/TUANKU TAMBUSAI,1,Panen Perdana,1,Pangdam XIX/TT,3,Panipahan,4,Paragon KTV & Pub,1,pariwisata,2,Parkir,1,Parkir Gratis,1,Partai Demokrat,1,Pasca Panipahan,1,Patroli C3,1,PAWAI TA'ARUF,1,Pawai Takbir,1,pedagang,1,PEKANBARU,1000,PELAJAR,1,PELALAWAN,17,Pelantikan RT RW,1,Pembunuhan di Rumbai,1,Pemda Rohil,1,PEMERINTAH DAERAH,1,pemerintahan,4,Pemilihan RT,1,Pemkab Rohul,1,Pemko,3,Pemko Pekanbaru,25,Pemkot,1,PEMPROV RIAU,3,Pemuda Pancasila,1,Pencat Silat,1,Pencurian,1,Pendapatan Asli Daerah,1,pendidikan,2,Pengabdian,1,Pengadilan Negeri Bangkinang,1,Pengadilan Negeri Pekanbaru,2,Pengda Kota Pekanbaru,1,Perawang,1,Perbankan,1,Peredaran Narkoba,2,Pers,1,Pertahanan RI,1,Pertina Pekanbaru,1,PERUNDUNGAN,1,Petapahan,1,PGRI Pekanbaru,3,PGRI RIAU,1,Phising,1,PHR,1,Piala Adipura,1,piala dunia 2026,2,Pidana,1,Pilkada Serentak,1,Pipa Gas,1,PJ SEKDA KOTA PEKANBARU,1,Pj Sekda Rohul,1,Pj SekdaKo Pekanbaru,1,PLATFORM DIGITAL,1,Plt Gubernur Riau,2,PLTA Koto Panjang,1,Polda Riau,38,politik,14,POLRES BENGKALIS,3,Polres Inhu,1,Polres Kampar,1,Polres Pelalawan,2,POLRES ROHIL,68,POLRES ROHUL,1,Polres Rokan Hilir,11,Polres Siak,4,Polresta Pekanbaru,5,Polri,11,polsek,1,Polsek Bangko,2,Polsek Bangko Pusako,1,Polsek Bukit Raya,2,Polsek Kerumutan,5,Polsek Kulim,2,Polsek Limapuluh,1,Polsek Mandau,2,Polsek Panipahan,1,Polsek Pujud,6,Polsek Rantau Kopar,140,Polsek Sungai Apit,1,Polsek Tambusai Utara,2,Polsek Tanah Putih,2,Prabowo,1,Prabowo Subianto,1,Praperadilan,1,Presiden Prabowo Subianto,1,Presiden RI,1,Program Asta Cita Presiden Prabowo,1,PSE,1,PT EMP,1,PT Musim Mas,4,PT PHR,1,PT SPR,3,PTPN IV REGIONAL III,11,PTUN,1,Pujud,2,PUPR INHU,1,PUPR RIAU,3,Pupuk,2,PUPUK BERSUBSIDI,1,Pupuk Subsidi,1,Pupuk Urea,1,Purbaya,1,Puspom TNI,1,Ranperda,1,rantau kopar,22,Razia Gabungan,1,Reboisasi,1,Redaksi,1,Rekor Muri,1,RESPON CEPAT,1,Riau,243,RIAU WICARA,432,Riau-Pekanbaru,1,ROHIL,103,ROHUL,17,Rokan Hilir,28,ROKAN HULU,4,ROKANHULU,1,Rokok ilegal,1,Rumbai,1,Rutan Kelas I Pekanbaru,4,Rutan Kelas IA Pekanbaru,1,RUTAN PEKANBARU,1,S.F Hariyanto,1,Sabu,1,Sabuk Kamtibmas,1,Sampah,1,SATGAS PKH,1,Satpol PP Pekanbaru,3,Satpol-PP Pekanbaru,3,SEKDA RIAU,1,SekdaProv Riau,2,Sekolah,1,SEKOLAH DASAR,1,SELAT PANJANG,1,Semarak HUT Pekanbaru Ke-242,1,Semifinal,1,Sertijab,1,SF Hariyanto,2,SIAGA DARURAT BENCANA,1,SIAK,119,Siak Hulu,1,Sialang Bungkuk,1,Sidang Abdul Wahid,1,Sidang Pembuktian,1,Sidang Perdana,1,Sidang Tipikor Gubernur Riau Nonaktif,1,SIGAP,1,Sikat,1,SILAHTURAHMI,1,Sindikat,1,SINERGITAS,2,Sinergitas Hukum,1,SLEMAN,1,SNI,1,Sosial,2,SOSIALISASI PERDA,1,SPMB 2026,1,SPPD Fiktif DPRD Riau,1,SPPG,5,Stunting di Rokan Hulu,1,Sugiyarto,1,suhardiman,1,SULAWESI SELATAN,1,Sumatera Barat,5,Sumatera Utara,1,Sumbar,1,Sungai Rangau,1,Suparman Daulay,1,Surat Keputusan,1,Sutikno,2,Swasembada Pangan,1,Swasta,1,Syafaruddin Poti,4,Syahmadi Malau,1,Syahrial Abdi,1,Syamsir Alam,1,SYAMSUL BAHRI,1,Tabung Harmoni Hijau,1,Tahlilan Memperingati 40 Hari,1,Tahun Baru,1,TALK SHOW DAN SHOWCASE,1,Tambang,2,Tambang ileggal,1,Tanah Datar,1,Tanah Putih,1,TAPUNG HULU,13,Tarakan,1,TASPEN,1,Tempat Hiburan Malam,1,Tenayan Raya,1,Tim Tabur Kejagung,1,Tim Tabur Kejati Riau,1,Tionghoa,1,Tipikor,2,Titiek Soeharto,1,TKA Tingkat SD,1,TMMD,1,TMMD Ke-129,1,TNI,4,TNI AD,2,TNI AU,1,TNI-Polri,1,TNTN,3,TPPO,2,TRC 112,1,TVRI,1,TVRI Creative Hub,1,Ujung Tanjung,1,Unjuk Rasa,1,UU Pers,1,Victor Rachmat Hartono,1,Wabup Rohul,2,Wafat,1,Wakajati Riau,1,Wakapolda Riau,2,Wakil Bupati Rokan Hilir,1,Wakil Bupati Rokan Hulu,2,Wakil Walikota,1,Wakil Walikota Pekanbaru,9,Wako Pekanbaru,1,Walikota Pekanbaru,4,WARTAWAN,1,WAWAKO PEKANBARU,8,WBP Kabur,1,Wisuda,1,WNA CHINA,1,YAQUT CHOLIL,1,YOGYAKARTA,1,Yusmar,1,
ltr
item
SURAT KABAR UMUM DAN MEDIA ONLINE: Jaksa Agung : Kita Tidak Boleh Kalah Dengan Koruptor
Jaksa Agung : Kita Tidak Boleh Kalah Dengan Koruptor
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbcozOn-vtzKfzUxSTT85o0AzDwWzMtS6Q_oWsWw_ntmi_WSBuUQ1jynG5U3ujJsNEp0MLaOUuOhjwwFmBLFHNQMMybhaXs5LQ7ScV2V34VgNRNaqsX-eVTFOVERzEowCxYyYQqfiRjgEMgfPDS_L5YG7Gj7GTf-zDCptiJR6Ue-9LVVPprObse81EbDk/w640-h426/15_50_49_IMG-20240409-WA0009-800x533.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbcozOn-vtzKfzUxSTT85o0AzDwWzMtS6Q_oWsWw_ntmi_WSBuUQ1jynG5U3ujJsNEp0MLaOUuOhjwwFmBLFHNQMMybhaXs5LQ7ScV2V34VgNRNaqsX-eVTFOVERzEowCxYyYQqfiRjgEMgfPDS_L5YG7Gj7GTf-zDCptiJR6Ue-9LVVPprObse81EbDk/s72-w640-c-h426/15_50_49_IMG-20240409-WA0009-800x533.jpg
SURAT KABAR UMUM DAN MEDIA ONLINE
https://www.riauwicara.com/2024/04/jaksa-agung-kita-tidak-boleh-kalah.html
https://www.riauwicara.com/
https://www.riauwicara.com/
https://www.riauwicara.com/2024/04/jaksa-agung-kita-tidak-boleh-kalah.html
true
1793629583767935525
UTF-8
Loaded All Posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy